Langsung ke konten utama

Model Data Spasial

Model Data di dalam sistem informasi data spasial / sistem informasi geografis terdapat 2 jenis penerapan yaitu pada 2D dan 3D.
Model Data pada 2D, diantaranya :

  • Vektor
    Objek Geografi yang direpresentasikan oleh dimensinya.
  • Raster
    Objek Geografi yang direpresentasikan oleh pixel/grid/sel.
Perbandingan Model Vektor dan Model Raster :
Model Data Vektor

Kelebihan :
  1. Secara umum memerlukan ruang penyimpanan (disk) yang lebih sedikit di komputer
  2. Satu layer dapat dikaitkan dengan atau mengandung banyak atribut sehingga dapat menghemat ruang penyimpanan secara keseluruhan
  3. Dengan banyak atribut yang dapat dikandung oleh satu layer, banyak peta tematik lain (layer) yang dapat dihasilkan sebagai peta turunannya
  4. Hubungan topologi dan network dapat dilakukan dengan mudah
  5. Memiliki resolusi spasial yang tinggi
  6. Representasi grafis data spasialnya sangat mirip dengan peta buatan tangan manusia
  7. Transformasi koordinat dan proyeksi lebih mudah dilakukan
  8. Memiliki batas-batas yang teliti, tegas dan jelas sehingga sangat baik untuk pembuatan peta-peta adminstrasi dan persil tanah milik
Kekurangan :
  1. Memiliki struktur yang lebih kompleks
  2. Datanya tidak mudah dimanipulasi
  3. Pengguna tidak mudah berkreasi untuk membuat programnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan aplikasinya. Hal ini disebabkan oleh struktur data vektor yang lebih kompleks
  4. Karena proses keseluruhan untuk mendapatkannya lebih lama, peta vektor sering kali mengalami kadaluarsa
  5. Tidak compatible dengan data citra satelit penginderaan jauh
  6. Memerlukan perangkat lunak dan perangkat keras yang lebih mahal
  7. Overlay bebrapa layer vektor secara simultan memerlukan waktu yang relatif lama


Model Data Raster

Kelebihan :
  1. Memiliki struktur data yang sederhana
  2. Mudah dimanipulasi dengan menggunakan fungsi-fungsi matematis sederhana
  3. Teknologi  yang digunakan cukup murah dan tidak begitu kompleks sehingga pengguna dapat membuat sendiri program aplikasi yang menggunakan citra raster
  4. Compatible dengan citra-citra satelit penginderaan jauh dan semua image hasil scanning data spasial
  5. Overlay dan kombinasi data spasial raster dengan data inderaja mudah dilakukan
  6. Memiliki kemampuan-kemampuan pemodelan dan analisis tingkat lanjut
  7. Metode untuk mendapatkan citra raster lebih mudah
  8. Gambaran permukaan bumi dalam bentuk citra raster yang didapat dari radar atau satelit pengindraan jauh selalu lebih aktual daripada bentuk vektornya
  9. Prosedur untuk memperoleh data dalam bentuk raster lebih mudah, sederhana, dan murah
Kekurangan :
  1. Secara umum memerlukan ruang penyimpanan (disk) yang besar di komputer
  2. Penggunaan sel atau ukuran grid yang lebih besar untuk menghemat ruang penyimpanan akan menyebabkan kehilangan informasi dan ketelitian
  3. Sebuah citra raster hanya mengandung satu tematik saja, sulit digabungkan dengan atribut-atibut lainnya dalam satu layer
  4. Tampilan atau representasi, dan akurasi posisinya sangat bergantung pada ukuran pikselnya
  5. Sering mengalami kesalahan dalam menggambarkan bentuk dan garis-garis batas-batas suatu obyek
  6. Transformasi koordinat dan proyeksi lebih sulit dilakukan
  7. Sangat sulit untuk mempresentasikan hubungan topologi
  8. Metode untuk mendapatkan format data vektor melalui proses yang lama dan cukup melelahkan


Model Data pada 3D, diantaranya :
  • DEM (Digital Elevation Model)
    Direpresentasikan sebagai raster dari kotak-kotak grid

  • TIN (Triangular Irregular Model)
    Representasi semua bentuk sisi menjadi segitiga

Perbandingan Model DEM dan Model TIN :

Model DEM
  • Redundansi data di daerah medan seragam
  • Ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan bidang-bidang yang berbeda kompleksitas bantuan
  • Penekanan berlebihan sepanjang sumbu grid
Model TIN

  • Data tidak redundansi
  • Memungkinkan data tambahan di area yang kompleks dan lebih sedikit data di area yang tidak kompleks
  • Kemampuan untuk menggunakan fitur alami sebagai garis putus-putus
  • Tentu saja, Anda harus menyukai segitiga (tapi saya tidak suka segitiga :v)





Referensi :
  1. https://www.scribd.com
  2. Buzzle.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelihara Ikan part II

hallo again.. lanjutan dari previous post , aku sumpek mikirin ikanku yang belum juga melahirkan.. aq khawatir banget.. aku baca-baca cari info gimana.. ada yang bilang ikan klo melahirkan itu habitatnya harus cocok.. kalo ndak cocok, meskipun ikan sudah waktunya melahirkan tapi kondisi habitatnya belum cocok maka akan ditahan-tahan sama induknya nggak ngelahirin.  habitat yg cocok itu seperti kondisi air yang jernih dan punya pH sebesar 7, air minum isi ulang biasanya punya pH 7 (aku baca sih gitu).  gimana caranya kita tau ikan sudah ingin melahirkan, beberapa artikel menyebutkan bahwa kita bisa lihat gravid spot dari ujung perutnya, gravid spot seperti ini : aku ngga bisa nemuin gravid spot di badan molly marble ku, I don't like to rely on a gravid spot for seeing if a fish is pregnant. her size and shape is the key.  she will get noticably large, almost block-like from the back, as she expands to make room for the fry. sempat aku mindahin ikanku k...

[2018] Perpanjang Masa Aktif Indosat Ooredoo

Saat ini kita lebih sering membeli paket internet sehingga lupa mengisi pulsa regular (telepon dan sms) yang bisa bikin masa aktif kartu SIM kita dalam masa tenggang atau bahkan hangus. Aku pernah ngalamin yang namanya nomer hangus beberapa bulan lalu, nomerku yang udah ngerasain pahit asin nya dunia wkwk yang udah tahunan, sudah jelas aku sayang banget dan aku uda coba ngebalikin nomerku yang hangus itu. Unfortunately, I can't get it back *sosad Intinya sekarang aku uda ganti nomer, dan nomer itu masa aktifnya sampai tanggal 10 Mei 2018. Hari ini tanggal 20 Mei 2018 dan aku baru sadar kalau masa aktif sudah lewat dan sedang dalam masa tenggang. Terus aku nemu artikel dan aku coba and, Yeah, it works! Lucky, pada kartu SIM masih ada sisa pulsa untuk biaya memperpanjang masa berlaku. Ya.. untuk memperpanjang memang butuh biaya, bisa dilihat di bawah ini : Format SMS Masa Aktif Biaya Kirim ke Aktif3 3 hari 2000 555 Aktif...

Analisis Spasial (Spatial Analysis)

Analisis spasial adalah sekumpulan metode untuk menemukan dan menggambarkan tingkatan atau pola pada suatu fenomena spasial agar dapat dimengerti secara lebih baik. Metode dalam analisis spasial sangat bervariasi, mulai dari observasi visual sampai ke pemanfaatan matematika atau statistik terapan.  Berdasarkan tujuannya, terdapat 2 metode analisis spasial : Analisis Spasial Exploratory,  Digunakan untuk mendeteksi adanya pola khusus pada sebuah fenomenaspasial serta untuk menyusun sebuah hipotesa penelitian. Metoda ini sangat berguna ketika hal yangditeliti merupakan sesuatu hal yang baru, dimana peneliti tidak/ belum memiliki banyak pengetahuantentang fenomena spasial yang sedang diamati. Analisis Spasial Confirmatory, Dilakukan untuk mengonfirmasi hipotesa penelitian. Metoda ini sangat berguna ketika peneliti sudah memiliki cukup banyak informasi tentang fenomena spasial yang sedangdiamati, sehingga hipotesa yang sudah ada dapat diuji keabsahannya.  Analisis S...